Liputan Aksi Hari Bumi 2009

Aksi Hari Bumi

Aksi Hari Bumi


Hari ini udara begitu panas sehingga binatang-binatang, tumbuhan-tumbuhan pun mau mengungsi. Tapi ke mana? Mereka lalu menyalahkan manusia. Manusia seperti biasa ‘lempar batu, cuci tangan’ ini peribahasa unik yang sengaja dibuat untuk ungkapkan persaan hati ini, artinya setelah melakukan sesuatu tidak hanya ‘menyembunyikan tangan’ tapi juga ‘cuci tangan’ seolah tak terlibat.

Masyarakat negara berkembang menyalahkan masyarakat negara maju dengan industrinya, teknologinya yang menghasilkan asap hitam di azzura. Sementara masyarakat negara maju menyalahkan masyarakat negara berkembang yang menebangi hutan sembarangan, menjadikannya kayu bakar, membuat azzura jadi abu-abu. Sehingga manusia negara maju yang berduit memberikan uang kepada tumbuhan dan binatang, pikirnya dengan uang tumbuhan dan binatang bisa ‘diam’. Menyuap kok ke binatang dan tumbuhan, ealah ….menyalahi kodrat hukum KKN (korupsi kolusi dan nepotisme). Terang saja tumbuhan dan binatang menolak mentah-mentah.

Ozon yang sudah tak jernih ternyata masih berpikir jernih, ia berkata kepada manusia, tumbuhan, dan binatang “mari kita satukan hati untuk bumi tercinta”

Demikian isi teaterikal d’art (The Ar Ridho Teater) yang ditampilkan oleh siswa SMP Alam Ar Ridho ketika hari bumi kemarin (Rabu, 22 April 2009) dengan lakon “Aku, Kau, dan Bumi Kita”. Akhirnya latihan yang cukup banyak menyita pikiran, tenaga, dan es teh (latihannya sambil habiskan es teh milik bu Jan, bu kantin) terlaksana juga.

Meski sempat gugup juga si dalang alias pendamping d’art ustadzah Ata sebab jadwal kampanye eh aksi Hari Bumi yang seyogyanya jam 07.30 di air muncrat molor jadi jam 09.00. Untungnya pak Don yang jadi humas aksi, cerdik. Biasa menangani aksi sejak zaman mahasiswa, jadi beliau undang teman-teman pers jam 09.00. Lega dan plong..ditambah semangat anak-anak yang membuat haru-haru agak haus gimana gitu. Lha wong udaranya panas..panas..panas…(ada nadanya loh, seperti nada lagunya mas GIGI).

Flash back ke adegan awal aksi Hari Bumi, dengan dikomandoni bu Binta yang heboh sambil nyanyi ‘selamatkan selamatkan bumi, selamatkan bumi sekarang juga’ diiringi grup musik The Blaster kelas IV B (yang belang, emang enak dimakan…ups) semangat seratusan anak berkobar. “Selamatkan bumiku, bumimu, bumi kita semua”.

Rombongan mengambil awalan di depan PKMU Undip lalu jalan kaki sampai air mancur alias air muncrat. Setelah menyanyikan mars Sekolah Alam Ar Ridho yang keren..cie. aksi teaterikal akan segera dimulai. Rupanya perasan ustadzah Ata tidak enak, ternyata Soni yang berperan jadi masyarakat negara maju lupa bawa uang palsunya dalam adegan melemparkan uang. Soni bilang ditipkan ke Reza, Reza ke Wilda, Wilda ke Ali. Setelah dilempar-lempar ke banyak orang (kasihan tuh ustadzah Ata) ternyata uang dititipkan ke pembawa spanduk yang berada di belakang Soni (gregetan banget ).

By the way di Semarang emang tidak ada buss way ..teaterikal sederhana berjalan dengan baik lalu dilanjutkan dengan pembacaan puisi dari anak-anak SD kelas IV dan V yang tak kalah keren, akhirnya ditutup dengan lagu dari Fadil kelas V yang tanpa skenario. The Blaster yang jadi backing sound aksi, asli bengong dan menatap wajah ustadzah Ata yang bingung ‘Ustadzah ini musiknya bagaimana?” ustadzah Ata hanya tersenyum tapa rasa, ‘hadapi dengan senyuman’ bisik hatinya. Wisang yang pegang bass langsung tanggap, ia main gebuk ya walaupun agak aneh tapi yang pasti tetap heboh..

Setelah aksi di air mancrut eh air muncrat rombongan pulang ke depan gedung PKMU Undip. Sambil operasi semut. Itu tuh operasi yang biasa dilakukan di sekolah. operasi sampah secara rombongan.alhamdulillah sampai juga di depan gedung PKMU Undip. Makanan pun dibagikan tapi tiba-tiba bu Isti menemui ustdzah Ata..”Bu kardus rotinya yang satu mana?’ ustadzah Ata lagi-lagi bingung (bagaimana tidak bingung, pada awalnya jadi korlap, lalu jadi pendamping teater, trus sekarang jadi seksi konsumsi…maksudnya?

”Di pak Zein kan Bu, tadi yang ambil kudapan pak Zein.”
Lalu mereka menemui pak Zein yang sedang duduk, termenung di depan tempat parkir.
“Pak kardus roti yang satu mana?“ tanya bu Isti dan ustadzah Ata koor tanpa dikomnado.
“Hanya ambil satu.”
“Yang satu?” bu Isti hampir histeris di dalam hati.
Pak Zein tidak menjawab hanya menggendikan bahu,
Oalah…ketinggalan
“Bu Ata,…” bu Isti memandang ustadzah Ata penuh harap.
“Ok ana ambil.”

Baiklah…ceritanya sampai di sini. Bila di awal lagu menggebu-nggebu maka pulangnya lagu keroncongan di perut karena laapar banget kami pulang. Semoga persembahan kecil ini dapat mengambil menggunggah hati ‘manusia yang masih mau menghirup udara bersih, yang masih mau minum air yang tak tercemar, yang masih mau menikmati rindangnya pohon” untuk selamatkan bumi kita.
(written by : ata saja)

Liputan Media :
1. Suara Merdeka
2. Republika
3. Kompas Jateng
4. Antara
5. VHR

By sekolahalamarridho Posted in Moment

Aksi Hari Bumi 2009

Memperingati Hari Bumi 22 April 2009, Keluarga Besar sekolah alam ar-Ridho akan melakukan Aksi Teatrikal Hari Bumi pada :

Hari/Tanggal : Rabu/22 April 2009
Pukul : 08.30 WIB
Tempat : Air Muncrat Bunderan patung diponegoro simpang 5
Peserta : 80an siswa SMP (plus SD 4 & 5)
Tema : Aku, Kau, dan Bumi Kita
Korlap : Mobinta Kusuma

maka, kami mengundang kehadiran bapk/ibu/rekan-rekan sekalian untuk hadir pada acara tersebut, bilamana ada keluangan waktu.

Terima Kasih
Korlap,

Mobinta
c.p 081390782162

Kegiatan Lain :
Operasi Semut(TK dan SD)
Hari Rabu, 22 April 2009
Kumpul di Lapangan Tengah jam 08.00
Tempat:
TK A dan TK B (depan Masjid, Lapangan Depan, Depan Gapura, Depan TK A dan TK B)
SD Kelas 1 ( Lapangan Tengah sampai Depan Kelas 6)
SD Kelas 2 ( Taman BKJ, Jalan Masuk, depan Kantor dan Perpustakaan)
SD Kelas 3 (Sawah samping 1C&2C, sekitar Kandank BT, bawa baju ganti & memakai sepatu bot)

Aksi Kebersihan Kelas (TK, SD, & SMP)
Tanggal 22 April s.d. 1 Mei 2009)
Ketentuan :
Kelas Bersih, Rapi dan Nyaman

Kartu Pos Hari Bumi(SD kelas 1-6)
Ketentuan:
Dibuat dengan Gambar tangan atau Gambar Komputer,
Pada kertas buffalo warna bebas dengan ukuran panjang 15 cm dan lebar 11 cm,
Di buat di rumah masing-masing dan dikumpulkan hari senin tanggal 27 April 2009

Hasta Karya Daur Ulang Sampah ( TK & SD)
Ketentuan:
Bahan dari sampah plastic,
Bentk dan ukuran bebas,
Dibuat di rumah,
Dikumpulkan hari senin tanggal 27 April 2009

Pemilihan Duta Lingkungan SAA (TK, SD dan SMP)
Ketentuan:
Siswa yang paling banyak mengumpulkan sampah dan menjaga kebersihan sekolah,
Setiap kali memungut sampahtuliskan dalam buku,
Guru merekap hasil pengutan sampah siswa,
Penyerahan Award Duta Lingkungan SAA tanggal 3 Mei 2009 saat apel pagi.

Kampanye Sehat Jajananku, Sehat Bumiku( TK, SD, SMP)
Ketentuan:
Pelaksanaan tanggal 29 April 2009 melalui pendampingan guru Kelas (menjelaskan cirri jajanan sehat)

Kado Special Hari Bumi (TK, SD, SMP)
Ketentuan:
Stiap kelas membuat 2 kado untuk pak dikin dan pak fuad,
Harga kado disesuaikan anggaran kelas,
Disertakan kesan dan pesan,
Dikumpulkan hari jum’at tanggal 30 April 2009.

By sekolahalamarridho Posted in Moment Dengan kaitkata

Talkshow Bersama Kang Abik dan Jazimah Al-Muhyi

Kang Abik dan Jazimah Al-Muhyi in action

Kang Abik dan Jazimah Al-Muhyi in action

Alhamdulillah, tak ada halangan berarti. Semoga semua yang hadir bisa mengambil kemanfaatn dari kehadiran dua orang narasumber luar biasa itu, Kang Abik dan Mbak Jazimah.

Thx untuk Tia, kakaknya Biru yang menyempatkan diri cabut dari Qaryah Thayyibah Salatiga untuk barang sebentar sekedar njepret adiknya yang tampil di talent show dan mengabadikan juga foto di atas. Arigato Gozaimas….

By sekolahalamarridho Posted in Moment

Halal Bihalal dan Apresiasi Jajanan Tradisional

Halal Bihalal 1429 H

Halal Bihalal 1429 H


Ahad pagi (26/10), kesibukan berbeda terlihat di lapangan belakang SAA. Ibu-ibu guru menyunggi tampa beralas daun berisi makanan dan jajanan tradisonal. Itu adalah menu utama sajian halal bihalal 1429 kali ini.

Beragam jajanan tradisonal itu adalah bawaan dari orang tua murid. Masing-masing membawa minimal 10 potong jajanan tradisonal. Ada getuk lindri, gethuk coklat, tiwul, combro, klenyem (gomak), pisang rebus, jagung rebus, lemet, lemper, arem-arem, awug-awug, dan masih banyak lagi jajanan tradisonal lainnya. Sebagian guru lain menuang minumannya, bukan sirup, melainkan wedang jahe, ronde, beras kencur, kolak pisang, setup, dan teh anget.

Sudah menjadi semacam tradisi di SAA, setiap kali halalbihalal, temanya adalah makanan back to nature, dengan mengapresiasi jajanan tradisional yang sehat lagi mengenyangkan. Plus Urap ikan asing dan tempe sebagai makan beratnya, menu halalbihalal kali ini tergolong rame dan menggoda selera.

Sebelum beramah-tamah dan menikmati sajian, hadirin menerima tausiah dari Ust. Nurul Khamdi. Dalam tausiahnya, selain mengingatkan kembali anugerah kecerdasan majemuk pada diri setiap anak, beliau juga menyampaikan manfaat bersilahturahim, sembari sempat menyindir beberapa orang tua yang bergerombol di pojokan, yang terlihat asik mencicipi sajian khas tradisional itu sebelum waktunya. hihi..^_^

Anak-anak juga memberikontribusi di panggung. Diiringi ketukan keyboard Heidi (kls 6) dan Bintang (kelas 3), mereka bernyanyi banyak lagu dengan riang. Tak ketinggalan, persembahan BeTe (bengkel Teater)-nya SMP SAA, yang menampilkan aksi teater bertema kecerdasan majemuk.

Beberapa orang tua kemudian mengusulkan dan mendukung agar jajanan-jajanan tradisional ini tersedia tidak hanya di saat halalbihalal saja tetapi ada setiap hari di kantin sekolah. Tersedianya makanan sehat di kantin akan memberi pilihan alternatif ketimbang anak-anak keseringan mengkonsumsi jajanan-jajanan awetan dan berplastik. Mungkinkah? Mungkin banget… Kalau begitu, tunggu apalagi?

Kartu Lebaran 1429 H

Selamat hari Raya Idul Fitri 1429 H

Selamat hari Raya Idul Fitri 1429 H

Dulu, di generasi awal penciptaan manusia, para tragedi Habil dan Qabil bin Adam AS, Allah mengutus burung untuk ‘mengajari’ manusia bagaimana caranya mengubur jenazah. Sepanjang sejarah manusia, hingga kini, manusia terinspirasi dari kehidupan di alam semesta, flora dan fauna, yang memang ‘by design’ oleh Allah, agar cara berperikehidupan terus menjadi berkembang dan membuka segala rahasia alam jagat raya.

Termasuk juga dalam hal ini : memaafkan suadaranya. Maaf memaafkan, menjadi keliru jika hanya dilakukan sekali setahun, yaitu di hari raya. Maaf memaafkan justru menjadi bernilai saat ia dilakukan setiap saat sepanjang masa, bahkan baik karena ada salah maupun juga tidak ada salah.
Berjabat tangan setiap kali bertemu, adalah cara Rasulullah, untuk menghapus setiap dosa di setiap saat. Dan bahkan, hewan di sekeliling kita pun melakukanya, seperti gambar di atas. Selain berdzikir, mereka pun bisa bersilahturahim.

Memang, menjadi semakin istimewa bila maaf memaafkan menjadi budaya di hari raya, idul fitri terutama, karena dititik inilah, kita semua, manusia menemui titik fitrahnya (sucinya) kembali, setelah di tarbiyah dalam kawah candradimuka bernama ramadhan. Meski cuma sebulan, semoga bekasnya, inspirasinya, terus terlestari di hari-hari lain, di bulan-bulan lain. Maka, selamat terlahir seperti baru, dengan semangat baru, dengan hati yang baru…

Segenap Keluarga Besar Sekolah Alam Ar-Ridho mengucapkan :

Taqoballahu minna wa minkum
shiyamana wa shiyamakum
minal aidin wal faizin wal maqbulin
mohon maaf dzahir dan batin.

Hidup Pendidikan yang Membebaskan !

Zubeir Syafawi : Mencetak Generasi Qurani

Ust. Zubeir Syafawi, S.Hi, anggota Komisi IX DPR-RI

Ust. Zubeir Syafawi, S.Hi, anggota Komisi IX DPR-RI


“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan”.

Ust. Zubeir Syafawi, anggota komisi IX DPR-RI, mengawali kajian akbar Sabtu lalu (20/09) dengan mengutip hadist Rasulullah tentang kesombongan. Dihadiri oleh puluihan orang orang tua murid, guru, yayasan, dan msyarakat sekitar SAA, beliau menyampaikan taujih bertema “Mencetak Generasi Qurani”.

Berikut jurnalnya, yang ditulis (tangan) oleh Bu Salamah (guru SMP), setelah di ketik dan diedit seperlunya oleh admin :

Secara fitrah, setiap manusia mengharapkan surga. Tetapi surga itu hanya akan diberikan kepada orang-orang yang tidak memiliki rasa sombong seperti sabda Rasulullah di atas.

Lalu, siapakah orang yang sombong itu?
Salah satu orang yang sombong yaitu orang yang menolak dan meremehkan Al-Quran. Kita bisa melihat sekarang, umat Nabi Muhammad SAW banyak yang mengabaikan Al-Quran. Fenomena ini sebagaimana prediksi Rasulullah saat mengadu kpada Allah, “Ya Tuhanku, ada masa dimana sebagian umatku banyak yang menyia-nyiakan Al-Quran”.

Indikasi seseorang menyia-nyiakan Al-Quran itu, paling tidak dapat dilihat dari :
1. tak mau membacanya
2. membaca, tapi tak mentadabburinya (merenunginya)
3. tak mau menghadiri majelis taklim/tafsir Al-Quran
4. tak menjalankan apa yang dipesankan dalam Al-Quran.

Padahal, salah satu keistimewaan Al-Quran adalah, membacanya saja sudah mendapatkan pahala.Oleh karena itu, jikalau ingin mencetak generasi Qurani, maka seorang pencetak harus memahami terlebih dahulu isi Al-Quran, juga karakter-karakter generasi Qurani.

Genrasi Qurani memiliki karakter sebagai berikut :
Pertama, Karakter Tauhid. Karakter ini harus ditanamkan sejak awal, seperti tentang sifat dan nama-nama Allah yang akan menjadi landasan utama untuk bisa memahami Al-Quran secara utuh. Misalnya saja bagaimana cara kita memahamkan kepada anak-anak tentang arti tasbih, takbir, dan tahmid.Karena didalam kalimat tersebut ada ekspresi ketauhidan.

Kedua, Karakter Sami’na wa atha’na (Ketaatan kepada perintah Allah). Karakter tersebut akan terbentuksetelah memahami tauhid. Sebab karakter sami’na wa atha’na adalah ketika mendapat perintah/anjuran dari Allah maka ia langsung melaksanakannya tanpa tawar, meskipun ia belum memahami. Karena selain dari itu maka akan termasuk dalam golongan orang-orang fasik. Hal sepele, nyamuk misalnya, maka orang yang bukan mukmin tidak akan percaya kalau nyamuk itu membaca Al-Quran atau berdzikir, tapi orang-orang mukmin mempercayai hal itu. Orang yang taat akan melakukan kententuan dan ketetapan Allah semampu dirinya.

ketiga, Karakter Tazkiyatun Nafs (Membersihkan Jiwa). Mendidik generasi Qurani dilakukan kepada orang-orang yang suka membersihkan diri. Karena orang-orang seperti itulah yang akan dengan mudah memahami karakter tauhid dan karakter sami’na wa atha’na. Membersihkan diri bisa diawali dengan pemahaman dan pemikiran yang benar.

Keempat, Karakter memberikan manfaat kepada orang lain. Seperti sabda Rasul, “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”. Maka mendidik generasi Qurani juga harus bisa menumbuhkan karakter tersebut. Karakter yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain, Sehingga nantinya akan bisa bermasyarakat dengan baik pula.

Simpulannya, seseorang yang bertekad hendak menjadi generasi Qurani, akan memperhatikan dengan sungguh-sungguh segenap inderanya. Dalam kalimat sederhana, ia akan selalu bersikap berhati-hati terhadap apa yang tangannya lakukan, memilah-milah tayangan yang dilihatnya, ataupun suara yang didengarnya,

Audience Kajian Akbar ust. Zubeir Syafawi

Audience Kajian Akbar ust. Zubeir Syafawi

Kesempatan kajian akbar ini, juga dimanfaatkan oleh Ust. Nurul Khamdi, penasehat Yayasan Ar-Ridho untuk menyampaikan informasi tentang rencana launching pesantren putri Mahad Al-Quran Ar-Ridho di dukuh Rejosari yang insyallah akan dimulai pada tanggal 1 November 2008.

By sekolahalamarridho Posted in Moment

Di Penghujung Ramadhan

Sembako Murah Berkerja sama dengan RZI

Sembako Murah Berkerja sama dengan RZI

Ramadhan hampir berakhir. Beberapa diantara kita bersedih karenanya, namun mungkin pula malah suka. Banyak sebab kesedihan itu. Diantaranya, karena bakalan tak menemui lagi amalan-amalan soleh. Karena di bulan Ramadhan, hati semua orang mendadak sholeh. (Husssh! dilarang su’udhon atuh e…sapa tau kesolehannya itu berkesinambungan meski Ramadhannya usai. Hehe…iya ding! Always thingking postif ya…, biar dapetnya juga positif)

Yang pasti, serentatan kegiatan mulia telah digelar oleh keluarga besar Sekolah Alam, dari TK sampe SMP dalam balutan acara yang bertajuk “Ramadhan Adventure”, yang diketuai oleh Bu Kasmi. Yang TK sempat menggelar iftor bersama orang tua dan murid-murid. Bahkan, kemarin (22/09) sempet siaran di Radio RRI. Yang SD, menggelar Sanlat, yang didalamnya ada Klotekan Sahur, plus materi-materi motivasi diri. Ada juga karnaval ramadhan jalan kaki di awal bulan ramadhan. yang SMP, gelar Sanlat juga, dengan acaranya yang khas : Simulasi Perjalanan ke Akhirat. Wuih…oke punya. Soalnya peserta sampe pada fase dikafani segala. Beberapa peserta putri sampe nangis shock karenanya. Ya, semoga ada kesadaran diri dan hidayah dari Allah untuk lahir seperti baru.

Tidak ketinggalan juga Gelar Baksos ramadhan, dalam bentuk Pembagian Sembako murah sebanyak 100 paket, bekerja sama dengan Rumah Zakat Indonesia dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (seperti foto diatas). Dan terakhir, adalah Pengajian Akbar bersama ust. Zubeir Syafawi (Aleg FPKS DPR-RI) bertema Generasi Qurani. Plus nanti, insyallah akan ada Halal bihalal untuk semua ba’da lebaran.

Jadi, selamat beritikaf di 10 hari ke tiga ramadhan ini. Segenap Keluarga besar SAA mengucapkan Taqoballahu minna wa minkum, taqoballahu ya kariim…. Semoga nilai-nilai mulia bulan ramadhan : empati, peduli, berbagi, sabar, dsb…terlestari hingga di kemudian hari…tanpa batas… tanpa pamrih.

By sekolahalamarridho Posted in Moment