Persewaan Buku “UNYIL”

Hari Kamis tanggal 20 november, 2008 sehabis outing ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) murid-murid kelas 5 SD mendapat kenang-kenangan dari BPOM berupa beberapa poster dan komik tentang pangan sehat. Mereka senang mendapat kenang-kenangan itu.

Sambil membuka-buka komik Safira, salah satu murid berkata, “ Bu, kita buat koleksi buku kelas yuk ! “ Akhirnya muncul ide membuat perpustakaan. Karena perpustakaan sudah ada di sekolah, Muthi, seorang murid memberi usul kepada gurunya, Bu Yusni, “ Bu, gimana kalo kita membuat pesewaan buku saja “.

Murid-murid berunding untuk mempersiapkan proyek persewaan ini. Saat berunding tentang nama persewaan buku, Eki memberi usul, “ Bu nama persewaan bukunya Unyil aja, kan artinya mungil.” Akhirnya nama Unyil disetujui.

Murid – murid sepakat mengumpulkan buku-buku miliknya keesokan harinya. Alhamdulillah….akhirnya terkumpul buku-buku yang cukup banyak. Murid-murid segera bergerak cepat. Ada yang menempeli label buku, ada yang menulis buku inventaris, ada yang membuat brosur dengan dibantu Pak Doni, guru computer.

Akhirnya pada tanggal 24 November secara resmi persewaan dibuka. Murid-murid menyambut antusias. Terbukti sejak hari pertama buku yang disewa berjumlah 30 lebih tiap harinya dengan pendapatan rata-rata Rp 10.000 – Rp 20.000 per hari. Setiap hari murid-murid kelas 5 menata buku, melayani, merapikan dan menitipkan buku ke ruang guru kalau sudah selesai.

Memang ada beberapa kendala yaitu ruang kelas yang terbuka membuat anak-anak harus menitipkan buku ke tempat yang lebih aman. Juga belum adanya rak buku membuat anak-anak menata buku-buku di lantai. Setiap pagi mereka mengangkat buku dari ruang guru ke kelas yang ada di lantai 2. Tetapi itu tak menyurutkan semangat anak-anak. Tentunya mereka juga harus bisa mengatur waktu dengan baik antara mengelola persewaan dengan waktu belajar mereka.

–ditulis oleh abida muthia (kls5) dan bu yusni (wali kelas 5)–
(n.b : foto insyallah menyusul)

7 comments on “Persewaan Buku “UNYIL”

  1. Hebat…pembelajaran yg menyenangkan. Sekedar usul…, mungkin nggak kalau terkait ruangan dan yg lainnya, koordinasi dg petugas perpustaaan, krn ada rencana ruang perpustakaan akan diperbesar dgn menggabung satu ruang disebalahnya. Sehingga otomatis khusus untuk perpustakaan akan ada 2 ruang yg terkoneksi. Hal ini jg terkait dg penambahan buku dr hibah perpus, krn rencana jg di ruang perpus akan ada 2-3 komputer yg terakses internet, khusus utk siswa yg akan hunting bahan/literatur. Mohon do’anya…info dr Pembina Yayasan, SA Ar Ridho didaftrkan ke DIKNAS untuk dpt layanan internet, semoga sgr terwujud…

  2. selamat buat ibu/bapak guru. Luar biasa

    Buat Tibyan, salamluar biasa balik. terimakasih telah berkunjung. Kami juga sudah melihat blog anda yang tentang seragam. Sukses selalu!

  3. subhanaallah tulisan ini memberikan inspirasi buat kami dan membangkitkan semangat kami untuk mencoba membuat sekolah alam yang kami utamakan bagi anak-anak kurang mampu dan mempunyai semangat belajar yang tinggi. semoga kami bisa mewujudkan harapan dan cita-cita ini. sukses selalu…. AMIN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s