Terbakarnya Sekolah Alam Ar-Ridho

Sekolah Alam Terbakar

Tengah malam tadi (25/9),  jantung para guru Sekolah Alam seakan berhenti berdetak, sebab : Sekolah Alam Ar-Ridho terbakar. Begitu hebatnya api, sehingga paling tidak kita kehilangan 7 lokal/kelas, yaitu gedung dengan kontruksi full kayu yang digunakan TK B dan Kelas 1 SD, Kelas 2 SD, Ruang Multimedia, dan UKS.  Warga sekitar betul-betul habis-habisan untuk mencegah meluasnya kobaran api. Kronologis selengkapnya menyusul, termasuk dugaan asal api.

Yang jelas, guru telah berkumpul dan mengambil langkah secukupnya untuk recovery dan kelancaran pembelajaran harian.  Kata Ust.Nurul, semula mereka (bangunan itu) tidak ada, jikalau Sang Maha Empunya mengambilnya dan meniadakannya kembali, maka biasa saja, tak perlu terlalu terpukul”. Yang penting adalah kita punya langkah pasti mau ngapain aja kita beberapa waktu ke depan.

Foto di atas diambil di atas puing-puing berlatar belakang gedung baru. Foto yang sedang diedit : Foto gedung sebelum dan sesudah terbakar.

By sekolahalamarridho Posted in Moment

8 comments on “Terbakarnya Sekolah Alam Ar-Ridho

  1. astagfirullahal adzim
    membaca berita tersebut sambil mata sedikit berkaca dengan linangan air mata,
    yah itu memang ujian dari sang khalik
    semoga semua civitas akademika lebih tabah dan tawakal dalam menghadapi cobaan…
    dan insya allah, gedung yang hangus akan segera berdiri dengan lebih megah amien ya robbal’alamin

    la Rochelle, 26 September 2007

    M. Sulkhan

  2. Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Tadi pagi ketika lihat berita di TV agak gak percaya juga. Ah, mungkin itu sekolah lain. Ternyata betul ya? Dari Balikpapan, kami turut berduka cita. Semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik.

  3. Assalam Mu’ allaikum…

    Selepas Sahur (jam 03.00), kami lihat dari balik jendela Abi & Umi dengan bergegas pergi naik kendaraan kesayangan. Kami bertanya-tanya, ada apa gerangan? apakah mereka mau pergi kedokter? karna menurut anak-anak tadi sore, Mba’ Aulia sakit panas.

    Semua pertanyaan kami terjawab ketika sebelum Adzan Shubuh Mas Barrel & Mas Hilmi datang kerumah, dengan antusia dan berebut mereka memberikan informasi bawha SA AR-RIDHO kebakar.

    Jam 06.30 ketika kami mau berangkat beraktivitas kami mampir di SA AR-RIDHO………………….
    Inna Lillahi Wa’ Inna Lilllahi Roji’uh…………….
    Kelas anak kami sudah jadi arang………………
    ternyata yang kebakaran itu lebih dari apa yang kami bayangkan…………
    Badan kami terasa lemas, kami bengong, kami ingin menangis….
    Kenapa harus ada kebakaran, kenapa harus Ar-Ridho sekolah kesayangan anak-anak kami………..

    Namun setelah kami ingat Kultum Ust.Nurul beberapa hari sebelum kebakaran terjadi kami menjadi tenang.
    Dalam kultum tersebut Ust.Nurul menyampaikan tentang LEMBAR UJINAN, menurut beliau ujian dari Gusti Allah ada dua;
    1. Kematian berserta teman-temannya (kehilangan nyawa, kesedihan, kemiskinan, kecelakaan, kegagalan dan lain-lainya….)
    2. Kehidupan berserta teman-temannya (kemulian, kesuksesan, keberhasilan, kekayaan dan lain-lainnya….)

    Dan semua lembar ujian itu harus kita jawab dengan baik & benar, karna jika salah dalam menjawab lembar ujian tersebut kita akan mendapat kerugian dunia-akhirat dan jika jawaban kita baik & benar, kita akan mendapaat kemulianan dunia-akhirat serta dinaikan derajat kita di mata manusia dan disisi ALLAH.

    Semoga Keluarga Besar SA Ar-Ridho bisa menjawab lembar ujian yang ALLah berikan denga baik dan benar…..
    kepada Ust.Nurul, Ibu Mia, Umi Indah dan Guru-guru Pendidik SA Ar-Ridho diberi kesabaran, ketenangan batin dan kekuatan oleh Gusti Allah agar bisa menjawab semua LEMBAR UJIAN tersebut…

    Wassalam Mu’allaikiu…
    Cahya Familly

  4. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun…

    Awalnya mendapat SMS dari seorang kawan di Semarang. Paginya usai subuh berita itu muncul juga di TV.

    Kami mendengar berita itu dengan penuh duka. Enam kelas bangunan saung kayu sekolah ALam Arridlo Semarang ludes terbakar semalaman. Kini yang tersisa puing-puing. Beberapa bulan yang lalu padahal kami masih dapat menemui Ustadz Nurul sedang mengawasi proyek renovasi masjid Arridlo yang ada di samping sekolah. Kini perbaikan sekolah itu hilang tertelan api. Ah, Ini seperti kisah Toto Chan dengan Tomoe Gokuen saja. Begitu cepat perubahan terjadi. Begitu cepat waktu berlalu…

    Kami, Keluarga besar Sekolah Peradaban menyampaikan kedukaan yang sedalam-dalamnya, tetaplah bersabar dalam musibah, terus berkarya jangan pupus semangat, semoga Allah Swt gantikan apa yang hilang dengan ganti yang lebih baik dan sebaik-baik pengganti. Insya Allah kami mendapat ibrah dari kejadian ini untuk lebih berhati-hati.

    salam,
    http://www.muchayat.wordpress.com
    http://www.sekolahperadaban.com

  5. begitu berat bagi kami untuk merasakan itu semua!
    sungguh tak terbayang dalam benak kami untuk melihat kejadian di ramadhan ini! dua bulan yang lalu, aku berkunjung ke Sekolah Alam Semarang dalam rombongan Sekolah Peradaban. sungguh aku mendapatkan semangat yang begitu kuat untuk memberikan yang terbaik bagi Sekolah Peradaban kami, mungkin aura Ar-ridho begitu kuat penuh kemegahan yang begitu, walu hanya tersusun oleh kayu yang mudah terbakar.

    akupun sempat memintakan doa kepada seluruh Mahasiswa PGTK Untirta Serang kelasku, dan semua jamaah buka puasa bareng sekolah peradaban. semoga semuanya akan segera pulih kembali!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s