Lomba Kreativitas On The Spot

Pamflet Lomba Kreativitas Anak On the SpotBelajar dari pengalaman, bahwa kadang dalam sebuah perlombaan, potensi asli seorang anak ‘terkontaminasi’ oleh orang tua yang terlalu terobsesi untuk meraih kemenangan. Beberapa kali sekolah mengadakan lomba, maka beberapa kali pula ‘intervensi’ orang tua nampak mengganggu sportivitas lomba. Juri yang hanya menilai hasil lomba dan tak menyaksikan langsung proses anak berkarya, membuat penentuan pemenang menjadi tak ‘bermakna’

Pada lomba  mewarnai misalnya, bahkan warna apa yang harus dipilih anak adalah merupakan pilihan orang tua. Pada lomba bicara atau baca puisi, jenis, cara baca, cara gerak adalah hasil temuan kreativitas orang tua, dan anak tinggal menjadi sosok ‘mekanik’ saja.

Karena itu, Sekolah mencari cara, bagaimana caranya agar ajang kompetisi  menjadi benar-benar ‘sportif’ dan nyata memperlombakan anak-anak, bukan orang tua melalui anak-anaknya.

Dalam Lomba Tulis dan Baca Puisi misalnya, anak baru bisa menuliskan puisinya setelah dia datang dan memilih obyek/benda yang akan disediakan panitia (on the spot). Begitu juga dengan melukis sketsa hitam putih, yang benar-benar mengandalkan pada karakteristik goresan tangan anak.

TAntangannya adalah, mampukah panitia, menyediakan dan memilih benda/obyek yang mampu menyentuh hati dan emosi para peserta sehingga mampu menjadi inspirasi bahan menulis ?

Lalu, mengingat kesulitannya yang lebih tinggi dari lomba sejenis, banyakkah anak yang mendaftar sebagai peserta ? Well, Kita lihat saja nanti …

By sekolahalamarridho Posted in Moment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s