Menjiwai Peran

Seni Teater 17-an

“Tolong…tolong, jangan diambil…” pinta Syaima memohon kepada kompeni Belanda yang merampas satu-satunya harta miliknya yang tersisa.

Ya, 17 Agustus 2006 lalu, anak-anak memperingati hari Kemerdekaan bangsanya, dengan caranya sendiri. Hari itu, melalui pentas seni peran yang ditampilkan oleh rekan-rekan mereka, anak-anak memahami bahwa dijajah sangatlah tak mengenakkan. Karena itu anugerah kemerdekaan ini mestinya adalah anugerah yang sungguh luar biasa indahnya.

Yang membuat kagum adalah, anak-anak itu mampu menjiwai dengan baik peran masing-masing. Lihat saja Syaima (kelas 6). Tak peduli dengan bajunya yang kotor, ia merayap dan merangkak, dengan ekspresi yang kesakitan, demi memperlihatkan betapa menderitanya rakyat terjajah.

Syaima… dan juga anak-anak negeri…,
coba jawab pertanyaan ini, sekarang kita sudah merdeka belum ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s