Membujuknya

membujuknya

Anak-anak punya segudang sifat fitrah yang kudu direnungkan oleh manusia dewasa. Salah satunya adalah, kemurnian atau kejujuran emosi mereka. Tawa mereka adalah sepenuhnya gembira, tangis mereka adalah sepenuhnya sedih atau gundah gulana. Tak ada istilah bermuka dua dalam kamus mereka.

Maka, orang tua yang bijak adalah, mereka yang tak lama membiarkan anaknya dalam kesedihan dan kepedihan berkepanjangan. Namun, tak pula membebaskan kegembiraan hingga menghilangkan empati kepada sesama.

Foto ini mengabadikan Ibu Fawaz (TK B) yang berusaha membujuk si kecil untuk kembali ceria, saat ia jenuh menemani ibunya mengikuti acara "Ngobrol Bareng Kak Seto" di Sekolah Alam (4/6/2006). 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s